Bangun Subuh
Membiasakan memulai hari lebih awal, tertib, dan siap menjalani aktivitas.
Akademik
Penguatan karakter melalui kebiasaan nyata yang dilakukan secara konsisten di sekolah, di rumah, dan dalam kehidupan sehari-hari.
Penguatan Karakter
Program Kokurikuler SDIT Al-Ummah Cibadak Sukabumi dirancang untuk memperkuat pembentukan karakter murid melalui pengalaman nyata, pembiasaan, refleksi, dan kegiatan yang terhubung dengan kehidupan sehari-hari.
Pada tahun ajaran ini, pelaksanaan kokurikuler diarahkan pada penguatan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang sehat, berkarakter, mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.
7 Kebiasaan
Di SDIT Al-Ummah, KAIH tidak hanya diperkenalkan sebagai materi, tetapi dibangun menjadi pembiasaan nyata yang dipantau bersama guru dan orang tua.
Membiasakan memulai hari lebih awal, tertib, dan siap menjalani aktivitas.
Membangun kedisiplinan ibadah dan kedekatan kepada Allah SWT.
Menjaga kebugaran dan membangun kebiasaan hidup aktif.
Membiasakan pilihan makanan yang mendukung kesehatan dan tumbuh kembang.
Membangun kecintaan pada Al-Qur'an, ilmu pengetahuan, dan proses belajar.
Menumbuhkan kepedulian, komunikasi, gotong royong, dan tanggung jawab sosial.
Membangun pola istirahat yang baik agar tubuh dan pikiran siap untuk belajar.
Buku Panduan SDIT Al-Ummah
SDIT Al-Ummah telah menyusun buku panduan khusus sebagai pedoman pelaksanaan dan pemantauan kebiasaan murid.
Buku Panduan
Buku panduan menjadi penghubung antara sekolah, murid, dan orang tua dalam membangun kebiasaan yang konsisten.
Buku ini membantu murid, guru, dan orang tua memahami tujuan setiap kebiasaan, cara pelaksanaan, serta indikator perkembangan yang perlu diperhatikan. Dengan panduan yang sama, pembiasaan dapat berjalan lebih terarah dan berkesinambungan.
Track Record KAIH
SDIT Al-Ummah mengembangkan track record atau rekam jejak KAIH untuk memantau perkembangan kebiasaan murid dari waktu ke waktu.
Melalui pencatatan rutin, guru dan orang tua dapat melihat perkembangan setiap murid dalam menjalankan tujuh kebiasaan. Data tersebut menjadi bahan refleksi, komunikasi antara sekolah dan keluarga, sekaligus dasar untuk memberikan penguatan pada kebiasaan yang masih perlu ditingkatkan.
Kebiasaan harian didokumentasikan secara teratur.
Perkembangan murid dapat dilihat oleh sekolah dan keluarga.
Hasil pemantauan menjadi bahan penguatan dan perbaikan kebiasaan.
Sekolah & Keluarga
Pembentukan karakter tidak berhenti di sekolah. Kebiasaan baik perlu tumbuh menjadi budaya yang diteruskan di rumah dan dalam kehidupan sehari-hari.
Arah Kokurikuler
Melalui penguatan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, SDIT Al-Ummah berupaya membangun murid yang beriman, sehat, disiplin, mandiri, gemar belajar, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menjalani pola hidup yang baik dan seimbang.